Penyebab Gagalnya Bisnis Usaha Sampingan

Header 728 x 90

Risiko bisnis usaha sampingan dengan skala kecil pun riskan mengalami kegagalan sama besarnya dengan bisnis besar yang sudah berjalan lebih dari dua tahun. Apalagi jika pebisnis seringkali mengabaikan permasalahan sepele. Karenanya, dibutuhkan banyak pengetahuan agar bisnis terhindar dari kegagalan.

Penyebab Gagalnya Bisnis Usaha Sampingan

Bisnis adalah bisnis, walau hanya sebatas usaha sampingan. Sebuah survei yang dilakukan oleh Michael E. Gerber secara mengejutkan menyebutkan, sebanyak 80% bisnis baru mengalami kegagalan di tahun kedua. Hal ini sangat mungkin. Tanpa persiapan dan pembelajaran yang matang, Berikut ini beberapa penyebab yang sering memicu gagalnya bisnis sampingan Anda.

Asal Pilih Lahan Bisnis

Peluang bisnis yang terbuka lebar memungkinkan orang salah pilih jenis bisnis yang tepat untuk dijalankan. Biasanya ini terjadi hanya karena mengikuti saran orang lain yang telah menuai keuntungan, tetapi tidak mempelajari lebih lanjut seluk beluk bisnis tersebut.

Sebagai pemula, penting untuk memahami jenis bisnis yang akan dijalankan, dan bertukar pikiran dengan yang lebih berpengalaman mengenai kendala-kendalanya, Saran terbaik, cobalah berbisnis di lahan yang sudah Anda geluti sebelumnya. Jika tidak, pastikan bisnis usaha sampingan yang Anda jalankan juga Anda minati, misalnya berbisnis di bidang kuliner tertentu.

Salah Mengantisipasi Kekurangan Modal

Pada beberapa jenis usaha sampingan, akan dibutuhkan modal yang cukup besar untuk memulainya. Kekurangan modal ini bisa jadi masalah jika Anda berlaku gegabah dengan terlalu optimis dan tidak sabaran, tetapi tidak memperhitungkan waktu. Akibatnya, dibanding bersabar mengumpulkan uang tunai sebelum memulai, Anda justru melakukan pinjaman untuk memulai. Padahal belum ada kepastian jelas Anda dapat menuai keuntungan dan membayar pinjaman sesuai tempo yang ditentukam.

Tidak Fokus Menentukan Prioritas

Menjadikan bisnis sebagai usaha sampingan memang bisa diartikan tidak menjadikannya sebagai prioritas utama. Namun ini bukan berarti Anda jadi tidak fokus menjalankannya. Jika Anda memiliki prioritas utama, misalnya sebagai karyawan tetap di kantor, atau mungkin ibu rumah tangga, maka Anda perlu lebih pandai mengatur waktu dan menekan sebisa mungkin ambisi Anda untuk cepat menuai keuntungan lewat berbisnis. Bisa-bisa prioritas utama terbengkalai akibat usaha sampingan mendadak diprioritaskan.

Lebih buruk lagi, memprioritaskan usaha sampingan dengan tidak fokus menggarap satu hal, juga menyebabkan bisnis Anda malah keteteran. Karena itu, jadikan keluarga dan pekerjaan Anda sebagai yang utama, dan sesuaikan kemampuan Anda ketika menggarap usaha sampingan.

Tidak Adanya Perencanaan Matang

Dalam berbisnis, ada aturan tidak tertulis yang sebenarnya penting dijadikan patokan menuju sukses. Anda perlu mempersiapkan perencanaan bisnis yang meliput beberapa hal berikut:

  1. Visi dan misi bisnis
  2. Pengelolaan keuangan
  3. Sistem kontrol bisnis
  4. Disiplin kerja
  5. Perluasan jaringan.

Perencanaan bisnis yang baik dan terperinci sejak awal akan memudahkan pengembangan usaha nantinya.

Pengelolaan Keuangan yang Buruk

Bagi pebisnis, memiliki keterampilan mengolah keuangan dengan memahami manajemen arus kas sangatlah dibutuhkan. Ini bukan berarti Anda harus mahir pembukuan, apalagi sampai sengaja membeli perangkat lunak mahal untuk membantu Anda menyusun pembukuan. Jangan beralasan terlalu sibuk atau bingung mengaturnya sehingga Anda menyepelekan pencatatan keuangan.

Berani menjalankan bisnis usaha sampingan berarti harus tahu juga berapa banyak uang yang dihasilkan dan dimiliki kas, utang apa saja yang dimiliki atau siapa yang berutang, serta menetapkan target keuangan untuk pembayaran dan juga keuntungan bersih. Menuliskannya secara rapi setiap hari akan membantu Anda mengetahui ke mana saja uang digunakan.

Kurang Promosi dan Pemasaran

Bisnis usaha sampingan Anda bisa dipastikan gagal jika promosi dan pemasaran kurang getol dilakukan. Keuntungan tidak akan datang sendiri jika Anda tidak mengusahakan. Apalagi jika Anda menargetnya. Pastikan Anda melakukan promosi dan publikasi besar. Misalnya dengan memanfaatkan media sosial. Lalu sambangi tempat-tempat yang sekiranya membutuhkan produk Anda.

Setelahnya, jangan lupa untuk memberikan pelayanan terbaik dan terus menjalin hubungan dengan pelanggan Anda. Siapa tahu mereka yang puas akan membutuhkan produk Anda lagi di kemudian hari.

Ketahui Bagaimana Cara Saya Bisa Menghasilkan 7 Juta Rupiah Dalam Waktu 1 Minggu Dari Bisnis Online Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *